Sabtu, 10 Juni 2017

Creatio ex Nihilo

Allah menciptakan manusia sedikit lebih rendah dari Allah. Diciptakan begitu dekat dengan kesempurnaan.

Dengan jatuh dalam godaan, manusia jatuh dalam dosa dan tak taat pada Allah.

Kejatuhan ini membawa manusia pada ketidakkekalan.

Upah dosa adalah maut. Roma 6:23

Tetapi karunia Allah adalah hidup kekal bersama Kristus Yesus.

Kita adalah ahli waris kerajaan Allah. Berpartisipasi mengabarkan Injil.
Matius 28:20
Pergilah, jadikan semua bangsa muridku.

Biarkan mereka juga menikmati hidup dalam keluarga Allah

Sabtu, 13 Agustus 2016

Merdeka dari Sindrom Minioritas

Pembacaan Injil

Matius 5
(13) "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

 

Saat ini masih ada sindrom minoritas.
Diantara yang masih ada itu, banyak yang berupa aksi penunjukkan identitas secara ekstrim sebagai pengikut Kristus. Sindrom minoritas dipahami sebagai suatu prilaku agresif karena posisi seseorang sebagai kaum minoritas. Seseorang yang merasa kecil atau memjadi bagian dari kaum minoritas jika mengalami tekanan yang luar biasa, kadang bertindak berlebihan dalam menunjukkan identitas bahkan berlaku agresif yang tidak substansial.

Matius pasal 5 dengan tegas mengatakan bahwa kita harus berani menunjukkan identitas kita sebagai umat Kristen. Di Samuel juga menegaskan hal yang sama tentang Daud dan Goliath.

Namun perlu diingat bahwa keberanian itu bukan asal, tanpa persiapan, dan tak berdasar.
Memperlihatkan atribut kekristenan, menegaskan diri sebagai orang kristen, memuji-muji Kristus di depan orang, dll tidak salah, tapi belum tentu benar, pahami situasinya, dan yang terlebih penting, tujuan apa yang ada di baliknya.


Ayat 16
Minoritas tak boleh menjadi seperti mayoritas, umumnya, kaum mayoritas banyak yang terjebak dengan omong tanpa kedalaman aksi. Biarlah kita menjadi minoritas yang berkualitas, sejati, bukan hanya abal-abal agar setara dengan minoritas.

Tugas utama gereja bukan hanya membawa orang ke surga, tapi membuat banyak orang merasakan surga.

Minggu, 07 Agustus 2016

Jangan Kuatir...Lagi...

Ibadah Minggu GKI Bromo

Matius 6
(25) "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

 

Bisa jadi dalam hidup kita, ada kesulitan dan kesesakan yang amat sangat karena berada di bawah tekanan. Saat hal tersebut kita alami, pasti ada ketakutan dan kekuatiran.

Pada Hakim-hakim pasal 6, Gideon ketakutan sampai bersembunyi. Bukan Cuma Gideon yang ketakutan, tapi seluruh bangsa Israel karena mereka sedang dotindas oleh bangsa Midian. Bangsa Israel sampai harus lari ke pegunungan karena penindasan tersebut. Hal ini dikarenakan bangsa Israel telah melakukan apa yang jahat di mata Allah.

Ketakutan muncul karena:
Menghadapi masalah besar
Merasa tidak bebas, tidak bisa melakukan apa-apa
Merasa minder dan tidak berdaya

Penjara yang paling menakutkan adalah hati kita. Takut akan berbagai hal. Takut menderita, takut kalah, takut miskin, dan takut menghadapi kehidupan. Semakin takut diri kita, semakin urgent keinginan kita untuk melampiaskannya terhadap orang lain atau hal lain. Ujungnya, kita jadi mudah menghakimi orang lain.

Tidak jarang, ketika sudah lelah memghadapinya, orang cenderung lari dan melupakan apa yang ada di belakangnya. F.E.A.R = Forget Everything And Run

Namun, ada pula yang memilih untuk
F.E.A.R = Face Everything And Rise
Sebenarnya dalam setiap ciptaan, sudah ada mekanisme untuk bergerak ketika sedang menghadapi ketakutan. Binatang dan manusia memilikinya.

Yang manakah yang akan kita pilih?
Memilih yang pertama, forget everything and run, terlihat enak di depan. Instan. Segera pergi, segera jauh dari sumber ketakutan. Tapi untuk beberapa jenis rasa ketakutan, pergi ke manapun kita, rasa takut itu tidak hilang bahkan malah lebih besar.

Kalaupun pada kasus dimana ketika pergi jauh ketakutan terasa hilang, namun itu sebenarnya tidak hilang, tapi hanya teralihkan oleh hal-hal baru yang ada di depan kita. Sumber ketakutan belum hilang. Pada akhirnya, sumber ketakutan ini akan menjadi lebih besar, lebih menakutkan, dan makin memburuk.

Di sisi lain, pilihan kedua, face everything and rise, tampak bukan hal yang menyenangkan. Siapa sih yang di tengah ketakutannya, punya energi dan rasa percaya diri untuk menghadapi ketakutannya, masalah besarnya. Walaupun sesungguhnya, menghadapi ketakutan itu memiliki dampak yang positif. Menghadapi ketakutan memungkinkan kita untuk melihat lebih dekat ketakutan kita, sehingga kita bisa memahami ketakutan demgan lebih naik, mencari penyebab ketakutan itu, dan bisa mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya.
Tapi masalahnya ya di itu tadi, yang namanya takut ya takut, lari..

Bagaimanapun juga, suka atau tidak suka, kita harus menghadapi ketakutan kita untuk bisa menyelesaikannya. Lari tidak akan menyelesaikan, malah justru menumpuk ketakutan menjadi lebih besar lagi. Kalau di saat ketakutan muncul kita tak bisa apa-apa dan terpaksa harus lari, boleh lah lari dulu. Kita dibekali akal budi untuk menimbang, jangan sampai ngotot menghadapi secara langsung, tanpa persiapan dan kemampuan, justru kita malah hancur dimakan ketakutan itu. Namun itu tak boleh berlanjut. Segera sadar dan cari amunisi untuk melawan ketakutan.

Hadapi dengan harapan dari Tuhan. Kita tak mungkin menghadapi ketakutan kita dengan kekuatan kita sendiri. Butuh campur tangan dari pihak lain. Apapun hasilnya nanti, menghadapi ketakutan jauh lebih baik dari melarikan diri.

Kamis, 04 Agustus 2016

God's Gifts

Our Daily Journey hari keempat, 4 Agustus 2016, mengingatkanku kembali tentang betapa aku harus bersyukur atas apa yang sudah Tuhan beri.

Sudah dari dulu aku tahu jika pemberian Allah bagiku setiap hari tidak terhitung banyaknya. Mulai dari bangun pagi dan aku masih bernapas, itu adalah pemberian terbaik yang kurasakan. Ya jujur sih, seringkali aku lupa itu. Bangun pagi langsung kepikiran kerjaan, bersih-bersih rumah, siapin persiapan anakku sekolah, dan masih banyak lagi yang membuatku lupa bahwa ada yang harus ku syukuri tiap pagi.

Aku senang karena membaca ODJ kemarin, aku diingatkan lagi untuk bersyukur akan hal-hal yang tak kentara tersebut. Mungkin orang akan berpikir jika lumrah saja bila kita lupa bersyukur untuk napas yang masih mengalir tiap pagi, toh itu hal yang biasa. Tapi buatku sekarang, aku gak boleh berpikir seperti itu. Semua ini anugrah Ilahi, dan aku harus serius mensyukurinya.

Parahnya lagi, terkadang aku lupa bersyukur bahkan untuk hal-hal yang tergolong besar. Katakanlah soal pekerjaan atau rumah. Seringkali saat Tuhan menolongku mengatasinya, aku lupa bahwa Kristus turut bekerja. Yang aku ingat adalah betapa hebatnya aku bisa menyelesaikan tuntutan kerjaan..atau bisa dapet uang buat ngurusin rumah. Yah,, kalau dipikir-pikir, picik sekali aku mengakui kekuatanku padahal sebenarnya itu pekerjaan Kristus, pemberianNya bagiku.

Kuharap mulai detik ini aku tidak lagi lupa untuk bersyukur. Aku akan terus doakan diriku agar tetap mengucap syukur tanpa lupa lagi. Terima kasih Tuhan sudah ingatkan aku, lagi untuk kesekian kalinya, agar selalu mensyukuri semua pemberianmu.

Rabu, 03 Agustus 2016

Praise Him!

Pagi ini, merenungkan Mazmur 117:1-2 kembali memberikan tamparan yang cukup keras buatku.

Sudah lama aku tidak menaikkan pujian disela-sela kegiatan dan pekerjaan sehari-hariku.
Baru saja kemarin aku tersadar bahwa aku terlalu jauh tersesat. Hampir-hampir tak pernah lagi menyanyikan lagu rohani. Jangankan menyanyi, memutar mp3 nya pun tidak. Rupanya JC ingatkan lagi pentingnya memuji.

Our Daily Journey (ODJ) hari ketiga ini, 03 Agustus 2016, berbica tentang pentingnya memberikan pujian bagi Dia yang layak dipuji dan disembah.

Jika saja aku mau meluangkan waktu untuk mencatat hak-hal yang patut disyukuri sepanjang hari, tentu aku akan menyadari begitu banyak kasih karunia yang telah JC berikan.
MemujiNya hanya sebagian kecil dari perwujudan rasa terima kasih atas apa yang telah JC berikan. Tak seharusnya aku melupakan pujian di tiap helaan nafasku.

Dua hari ini, akhirnya aku mulai kembali memutar mp3 lagu-lagu rohani..pujian-pujian bagi Kristus. Ada semangat baru saat aku mendengar lirik demi lirik yang kuputar. Perlahan aku akhirnya sadar, terlebih setelah membaca ODJ hari ini, pujian-pujian itu memberikan semangat positif!

Mungkin bukan maksud Allah menginginkan aku😜 memujiNya hanya untuk kepuasanNya semata. Namun pastilah Ia tahu bahwa dengan bernapaskan pujian, umatNya memperoleh semangat untuk berdiri tegak, menghadapi berbagai kemungkinan masalah di depannya.

Culas sekali jika aku Cuma beranggapan bahwa Allahku adalah Allah yang gila pujian. Meski memujiNya adalah salah satu perwujudan terima kasihku, namun ternyata melalui pujian pula Allah menguatkanku nada demi nada.

Minggu, 12 Oktober 2014

Reformasi Hidup dalam Iman

Markus 9 :1-29

Markus 9:29
Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."

Dalam kehidupan rohani,  jatuh cinta pada Tuhan itu mudah,  namun yang sulit adalah membangun cinta.

Kenapa Tuhan menganalogikan iman seperti biji sesawi?

Esensinya adalah biji itu adalah biji yang bisa ditanam dan menjadi naungan bagi lainnya. 
Yesus ingin iman kita menjadi pokok yang selalu bertumbuh menjadi semakin besar dan berbuah.

Iman yang tumbuh tidak hanya sekedar yang kita akui namun juga menjadi dinamis dan mewarnai hidup kita.

Jangan sampai terjebak iman intelektual membodohi kita. Iman intelektual adalah iman yang berasal dari gereja.

Iman yang spiritual adalah iman yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Berhati-hatilah jangan menjadi orang yan hanya beriman intelektual, tapitap juga memiliki iman yang spiritual.

Iman bukan tentang diri kita saja. Tapi lebih terang relasi kita dengan Tuhan dan sesama kita.

Fondasi kekristenan:

Intim dengan JC
Melayani
Arahkan hidup pada Tuhan
Nyatakan kemuliaan Tuhan melalui hidup kita.

Selasa, 08 Oktober 2013

Warisan Bagi Generasi

Ibadah minggu GBI BETLEHEM
6 Oktober 2013
09:45

Amsal 13:22 
"Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar."

Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya.

Warisan seringkali diartikan harta kekayaan yang bersifat duniawi.
Namun warisan jangan dipersempit sebatas itu saja, warisan bisa berupa ilmu, gaya hidup, etika, dan bisa berbentuk apapun.

Warisan sangatlah penting sebab hidup kita ada karena warisan masa lalu. Warisan dari generasi yang ada sebelum kita. Itu sebabnya apa yang kita tinggalkan nanti akan menjadi warisan bagi generasi yang akan datang. Mari kita tinggalkan warisan yang baik, benar, dan besar.

Warisan seperti apa itu?

Alkitab menjelaskan:
1.  Iman

2 Timotius 1:5 
"Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu."

Iman adalah yang paling penting untuk diwariskan pada generasi setelah kita. Mengerjakan dan memelihara iman akan menjaga kemurnian iman untuk diwariskan pada generasi setelah kita. 

2. Hidup dalam kebenaran.

3 Yohanes 1:4
"Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. "

Hidup dalam kebenaran adalah buah dari iman. Tanpa adanya warisan pertama berupa iman, maka sangatlah sulit bagi generasi selanjutnya untuk menerima warisan hidup benar ini.

3. Keteladanan

1 Petrus 2:21
"Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya."

Satu ons saja keteladanan, jauh lebih baik daripada puluhan kilo perkataan. Keteladanan lebih kuat daripada perkataan.
Lalu keteladanan dalam hal apa? Dalam hal :
- tantangan dalam hidup. Bagaimana respon kita terhadap tantangan hidup, akam menjadi model bagi orang yang meneladani kita.
- gaya hidup dan pola hidup. Banyak orang menjalani gaya hidup yang salah sehingga menimbulkan masalah. Kita harus meninggalkan teladan yg benar.
- kerja keras dan kerja rajin. 2 Tesalonika 3:7  "Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu." Mungkin kerjaan kita tidak  menghasilkan milyaran rupiah, tapi dengan etos kerja yg baik, maka etos kerja tersebut akan jadi teladan yang berharga.

4. Janji - janji Tuhan
       
Kita harus memberikan teladan akam janji-janji Allah.

Mazmur 105:8 
"Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan."

Janji Allah diberikan pada seluruh generasi. Protoevangelism, janji Tuhan tertua. Manusia bisa melupakan Jnaji Tuhan, tp Allah tak pernah meningalkan.janjinya. janji-janji ini harus kita wariskan bagi anak-cucu kita. Ingat janji Tuhan. Hidupi janji Tuhan.

Rabu, 25 September 2013

Cintai Bumi, Cintai Sesama, Cintai Kristus

# Hari bumi. Gki tumapel.
*21 april 2013*

Berbicara mengenai lingkungan hidup.
Ada beberapa organisasi pecinta lingkungan :
1. Greenpeace
2. Co2 free
3. Go green save.

Diluar sana ada banyak org yang melakukan ini. Tidak semuanya merupakan orang kristen. Mereka tidak memandang agama.  Mereka berfokus untuk menyelamatkan bumi, tidak fokus pada kalangan tertentu.

Lalu sebagai orang kristen disini sekarang, apa yang sudah kita lakukan sampai saat ini? Apakah kita juga memikirkan keadaan bumi ini?

Kejadian 1:26-31.
Bagian alkitab ini menjelaskan bahwa bumi dan seluruh alam ini  adalah ciptaan Allah, dan klimaksnya adalah penciptaan manusia. Manusia adalah tujuan dan mahkota segala mahluk. Manusia diciptakan Allah dengan sangat istimewa. Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Dalam bahasa aslinya, digunakan kata *tselem* (gambar) dan *demut* (rupa). Manusia diciptakan dengan tujuan untuk menjadi seperti Allah. Dengan demikian, maka tugas Allah untuk mengelola bumi juga diserahkan kepada manusia.

Namun sayangnya ayat 28, sering disalahtafsirkan dimana akhirnya muncul pemahaman *banyak anak banyak rezeki*. Padahal tentunya yang Allah minta adalah bertambah banyak secara seimbang, bukan berorientasi pada materi/rezeki, bukan pada keinginan untuk memperkaya diri.

Yang kedua, taklukanlah dan berkuasalah.

Banyak kesalahpahaman pula disini. Manusia jadi sewenang-wenang terhadap alam.

Lalu apa yang bisa dilakukan sekarang?

1. Hemat air.
2. Lolos uji emisi kendaraan.
3. Bersepeda. Namun halangannya adalah pihak lain yg tidak peduli sehingga kita tidak aman.
4. Menggunakan sesedikit mungkin plastik.
5. Hemat menggunakan kertas.
6. Gunakan alat yang reuseable.

Senin, 23 September 2013

Ibadah minggu GBI BETLEHEM | 4 Agustus 2013

Yosua 3:4
"hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya — maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."

Ada kalanya dalam hidup ini, kita harus melalui jalan yg belum pernah kita lalui. Sebagai manusia yg belajar dr sejarah dan pengalaman, saat kita sudah berada di titik nyaman dan aman, secara otomatis kita akan berhenti berinovasi dan berhenti melangkah ke depan.

Namun alkitab menyaksikan bahwa beberapa tokoh alkitab berani meninggalkan kenyamanan itu demi Allah.
 1.     Abraham
 2.     Yakub
 3.     Yusuf
 4.     Yosua

Itu semua dapat ditemukan di perjanjian lama.
Sikap hati yang demikian.hanya.bisa didapat jika :
# pandang tabut, ada tongkat, loh batu, manna.

1.   Allah yang terutama.
       kita memahami.bahwa dalam hidup, Allah ada di depan kita, menuntun jalan kita,serta menjadi yang terutama dalam hidup kita.
 2.     Taruh dan pegang perjanjian Tuhan dalam hidup kita. 
 3.     Manna. Hidup cukup. Tidak lebih tidak kurang. Manna adalah pengingat bahwa Allah memyedialan dan menjagai kebutuhan kita. Namun Allah juga bersabda menyuruh kita mengambil secukupnya. Makan pada hari itu.

Jumat, 25 Januari 2013

Malaikat TUHAN

Berangkat dari renungan pribadiku pagi ini, aku membaca Hakim-hakim 6:7-24.
Ditengah pembacaan Alkitabku, aku menemukan kata "Malaikat TUHAN" disebut beberapa kali sebagai oknum yang menyampaikan wahyu kepada Gideon.

Sepintas aku memang masih ingat bahwa "Malaikat TUHAN" didalam pasal ini merujuk pada Yesus Kristus, namun aku agak lupa penjelasan yang cukup mengenai itu. Akhirnya aku putuskan untuk sedikit googling dan mencari penjelasan mengenai "Malaikat TUHAN" ini.

Klik demi klik mouse akhirnya menuntunku pada penjelasan "Malaikat TUHAN" dari Dede Wijaya (http://dedewijaya.blogspot.com/), dan aku putuskan untuk memposting penjelasannya yang bagiku cukup singkat namun padat dan jelas.

Dalam Kitab Perjanjian Lama, ada beberapa bagian ayat yang memunculkan kata "Malaikat TUHAN", namun untuk saat ini, kita akan membahas yang muncul di Hakim-Hakim 6:11-24.

Pada bagian ini, "Malaikat TUHAN" menampakkan diri pada Gideon.
Disini Gideon disuruh untuk mempersembahkan daging dan roti untuk "Malaikat TUHAN". Saat itu akhirnya Gideon sadar bahwa itu adalah ALLAH. Menurut cacatan mas Dede, ALLAH Tritunggal saat itu hadir bersama-sama, yang dapat kita lihat melalui adanya kata 'TUHAN' (merujuk pada Allah Bapa), "Malaikat TUHAN" atau "Malaikat ALLAH" (merujuk pada Allah Anak yaitu Yesus Kristus), dan "Roh TUHAN" (merujuk pada Allah Roh Kudus).  Jika ada yang bertanya-tanya tentang Roh Kudus yang dalam perikop ini ada lalu hilang lagi, mas Dede menjelaskan demikian, Ingatlah bahwa: Pada Masa Perjanjian Lama (hingga sebelum Pentakosta), Roh Kudus tidak tinggal tetap dalam diri manusia (Kej 6:3—Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia), sehingga Roh Allah atau Roh TUHAN bisa meninggalkan manusia seperti yang dialami Raja Saul (I Samuel 16:14—”Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul”), Simson atau Samson (Hak 16:20—”TUHAN telah meninggalkan dia”), dan tokoh Alkitab lainnya.


Kesimpulan dari apa yang dimaksud dengan "Malaikat TUHAN" dalam Perjanjian Lama adalah Tuhan Yesus atau Allah Anak dalam bentuk Teofani, yaitu penampakan diri Allah dalam wujud seorang malaikat.

Semoga catatan pengingat kembali ini bermanfaat buat kita yang membacanya.
^_^
GBUs all..

Kamis, 24 Januari 2013

Kasih Karunia Allah

Keluaran 33:19  Tetapi firman-Nya: "Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."

Pada era perjanjian lama, Allah memilih orang-orang tertentu saja. Tidak semua bangsa dipilh Allah. Tidak semua org boleh menjadi imam. Tidak semua orang boleh menjadi raja, dsb.
Dan yang paling penting untuk dicatat, Tidak semua orang boleh menerima kasih karunia Allah.

Ada tiga kasih karunia Allah bagi manusia :

1. Keselamatan dalam Kristus.
     Keselamatan dan jaminan keselamatan diberikan Allah bagi kita orang percaya. Menurut statistik di dunia, jumlah manusia di muka bumi sekitar 4 miliar. Jumlah orang. Kristen sktr 1 miliar.

Yohanes 1:17  sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.

Dalam perjanjian lama orang harus menuruti hukum taurat. Tp itu bukan al yg mudah. Bamyak orang yg gagal karena tidak mampu melakukan peraturan itu.

Namun, mari kita lihat apa yang dikatakan Perjanjian Baru tentang keselamatan yang adalah Kasih Karunia Allah.

Kisah Para Rasul 15:11,  "Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."
Kasih karunia yg telah diberikan.

Roma 3:24  "dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
Kita dibenarkan secara cuma-cuma. Seharusnya kita tidak layak dan tidak berkenan dihadapan Allah. "

Roma 5:2  Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Tidak ada lain, keselamatan adalah kasih karunia. Bukan karena kemegahan kita tapi atas kasih karunia Allah.

2. Kekayaan

     2 Korintus 8:9  Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Pendetaku bilang ini ayat menyatakan bahwa kita diberikan kekayn oleh Allah.
Emang sih nothing is impossible.

Lalu apa definisi kaya disini?

Kaya itu adalah seberapa banyak kita bisa memberi kepada orang lainn.. gitu kata pendetaku..

2 Korintus 9:8  Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

Ayat ini munul karena ada ayat 7&6.

2 Korintus 9:6-7  Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

3. Kerja Keras
Jika kita telah mendapatkan keselamatan dan kekayaan, namun jika tidak bekerja keras dan mengimbngi kasih karunia. Dan jika kita mampu bekerja keras, tu jg karena kasih karunia..

Demikianlah apa yang dibagikan oleh pendetaku saat ibadah minggu. Semoga bisa jadi berkat bagi siapapun yang membacanya.

Gbu all..

Selasa, 11 Desember 2012

Sepercik Ingatan Pelayanan

Pagi ini aku menggumulkan kembali pelayananku. Hampir setahun ini aku berhenti melakukan pelayanan aktif sebagai wujud baik rekan sekerja Allah maupun hamba Kristus.

Masa-masa aktif pelayananku sebagian besar kuhabiskan di gereja dan kampus, namun sekarang aku merasa bahwa apa yang telah kulakukan selama ini belum menghasilkan sesuatu yang riil, atau dengan kata lain membuahkan hasil. Jika mau dicatat, ada beberapa hal yang sudah kulakukan selama melayani di Persekutuan Mahasiswa Kristen. Dulu aku optimis jika apa yang kulakukan di PMK saat itu akan berdampak positi bagi mahasiswa kristen yang akan datang, angkatan-angkatan baru setelah aku. Namun sampai kini, aku tidak melihat itu semua.

Demikian halnya dengan pelayananku di gereja. Aku berhasrat untuk memulihkan gereja agar kembali menerapkan Firman dengan benar, tulus, dan penuh kasih. Ini muncul karena aku melihat begitu banyak gereja-gereja yang bertindak atas kebutuhan perutnya sendiri, pendetanya, dan majelisnya. Gereja bukan lagi tempat dimana orang bisa melihat Kristus-Kristus masa kini, namun sebagai tempat mencari kesenangan dan keuntungan.

aku ga ingin diam saja seperti ini, aku ingin melakukan sesuatu. Tapi aku belum tahu dengan jelas apa yang seharusnya kulakukan.
Meskipun demikian, satu hal yang kuyakini:

Markus 10:27  Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."

Be blessed..

Sabtu, 19 Mei 2012

Penolong bagi Umat Percaya



Empowered to empower


GBI Diaspora,

Sunday service 20 May 2012

Pdp. Erlangga


Yoh 16: 15-20


Tanpa penyertaan Tuhan, para murid tdk mampu berbuat apa2. Itu sebabnya Allah menyediakan penolong bagi kita.

Tuhan tak pernah tinggalkan kita, selama apapun kita menyediakan keselamatan, Allah selalu bersama kita. Tanpa penyertaan yg datang dr Tuhan, potensi maupun talenta yg kita miliki tidak ada artinya. Kesombongan yg tidak mempedulikan penyertaan Allah adalah sia-sia dan akan binasa.


Allah adalah Immanuel, yg menyertai kita kemanapun kita.pergi.


Kenapa Allah menyertai kita?

bc. Kis. 1:8

Agar kita menjadi saksi bagi kemuliaan Allah. dalam setiap aspek kehidupan. Pertama dlm.keluarga, trus keluar sampai ke ujung bumi. Tanpa ada penyertaan Tuhan, kita tidak akan memiliki pengaruh.

Roh Kudus yg ada didalam kita bagaikan sebuah generator yg menjadi sumber tenaga kita utk menjadi saksi dan melakukan pekerjaan Tuhan.


Dengan otoritas dr Tuhan, kita memiliki keberanian untuk menghadapi apapun. Tanpa perlu motivator dll, Allah yg lebih dashyat dr roh2 yg ada di dunia, akan memampukan kita untuk menjadi saksi.


Semua otoritas dan power itu bertujuan untuk menjadi saksi, bukan untuk menyombongkan diri dan  gagah2an.


Yang bisa dialami dengan keberadaan Roh Kudus dlm diri:

1. Otoritas.

2. Penyingkapan yg baru. Kis. 9:18

3. Ada mujizat terjadi. Kis. 13:11


Published with Blogger-droid v2.0.4

Kamis, 09 Februari 2012

Minggu, 05 Februari 2012

Fenomena Bersaksi

Markus 1:29-39

'Fenomena bersaksi' yang dimaksud disini adalah sebuah bentuk formal pemberitaan mengenai penyertaan Tuhan dalam hidup kita.

Seringkali dalam setiap persekutuan dan sebagainya, ada momen-momen dimana peserta persekutuan diminta kesediaannya untuk bersaksi.

Budaya bersaksi ini lebih kental di dalam lingkup gereja-gereja karismatik. Hal ini berdasarkan pada pemahaman bahwa hidup ini adalah lapangan Allah untuk berkarya dalam hidup kita. Bahkan jika kita gali lebih dalam lagi, masih banyak berkat2 dan penyertaan-penyertaan Allah dlm hidup kita.

Namun fenomena spiritual ini tetap harus dicermati dgn hati2.
Seringkali kesaksian tersebut beranjak dr peristiwa yg tidak alami. Seringkali peristiwa yg disaksikan itu diluar kondisi yg umum ki alami.
Contoh adlh kejadian2 spiritual yg menunjukkan perlindungan Tuhan yg luar biasa seperti mobil nabrak kereta api tp orangnya ga mati.

Tapi apakah itu bs jd pembuktian bahwa Allah maha dashyat?
Coba bandingkan dgn keserempet.becak. apakah itu berarti bahwa Allah tidak bekerja dlm hidup kita jika kita tidak mengalami kejadian yg spektakuler?

Sadar ato tidak, jika ini mulai terjadi dlm hidup kita, it means kita uda mulai mengkotak2kan peyertaan Allah dlm hidup kita.
Kita akan terjatuh pd kondisi dimana ada hal2 kecil sperti masuk angin dan keserempet becak, kita menganggap kita mampu mengatadinya..dan bukan krn karya Allah.

Cerita yang tertulis dalam Lukas ini paling tidak memiliki 2 hal yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. Kristus dalam Hidup kita. Ayat ini hendak mengatakan bhwa manusia sangat memerlukan kristus dlm hidupnya. Demam dan kerasukan setan, sepertinya lebih menarik utk dibicarakan. Namun persoalannya bukan ttg mana yg lebih keren. Tpi bagaimana sesepele apapun masalah itu, manusia tdk mampu menyelesaikan dgn kekuatannya sendiri.
  2. Respon. Cerita ini menitikberatkan pada respon thd perjumpaan dengan Yesus. Sikap hidup dan respon yg ppsitif trhadap perjumpaan dengan Allah adalah hal yg terpenting. Apa yang menjadi followup dan tindakan kita yg selanjutnya, itu adalah hal yg terbaik untum kita lakukan. Respon itulah yg utama. Perjumpaan dengan Yesus yg merubah hidup kita adalah hal yg teruta. Tidak ada gunanya jika tindakan kita tidak sesuai dengan iman kita.
Bersaksi memang baik, namun tetep ingat bahwa dalam sebuah kesaksian tentang penyertaan Allah, bukan diri kita yang jadi fokus utama, tetapi bagaimana Allah selalu setia menopang kita.

Tuhan Berkati.

-- GKI Bromo, 5 Februari 2012 --

Sabtu, 04 Februari 2012

Alamat Blogger Kristen Indonesia - Part 1

Dear guys,,
^_^

Blogging adalah hal yang uda ga terpisah lagi dari kehidupan kita saat ini. Beragam informasi bisa kita bagikan dan dapatkan dari kegiatan ber-blogging ria. Hampir setiap hobi maupun tugas atau pekerjaan kita sehari-hari dapat terbantu dengan lebih maksimal jika kita mau mencari di internet melalui blog-blog tersebut. :-)
Namun tidak dapat dipungkiri bahwa diluar sana, terdapat banyak blog sampah yang bahkan tidak layak untuk dikunjungi dan dibaca. Konten-konten yang tidak sesuai dengan Iman Kristen seringkali tanpa sengaja ada di dalam blog yang kita kunjungi. Tentulah hal ini membuat teman-teman yang berpegang teguh pada Kristus seringkali mengalami ujian iman yang makin hari makin tidak mudah untuk diacuhkan.

Kerinduan untuk memberikan informasi tentang blog-blog yang positif dan berguna akhirnya membawa saya untuk memposting tulisan ini.

Posting ini berisi alamat-alamat blog blogger-blogger kristen yang saya kunjungi di Internet. Diharapkan, dengan adanya alamat blogger kristen ini, kita bisa mendapatkan konten yang positif dan sesuai dengan Firman Allah. Memang tidak semua blogger Kristen menulis blognya dengan konten-konten yang bernafaskan kekristenan, tapi paling tidak Roh Kudus yang memberi tuntunan pada mereka untuk menulis sesuatu dalam blognya pasti memiliki suatu rancangan yang lebih besar lagi bagi kita semua.
:-)

Saya membagi menjadi 2 list, yaitu list blogger kristen yang menulis tentang kekristenan dan blogger kristen yang menulis tentang berbagai macam konten.

Blogger Kristen yang menulis tentang Kekristenan

Blogger Kristen yang menulis tentang berbagai macam konten


Nah, beberapa blog diatas adalah sebagian kecil dari blog-blog yang dimiliki oleh para blogger kristen. Mengunjungi tiap alamat diatas tentunya akan membantu kita untuk membuka mata dan hati terhadap penyertaan Allah dalam setiap aspek kehidupan kita.

Update selanjutnya akan saya posting di artikel Alamat Blogger Kristen Indonesia - Part 2 .

Tuhan berkati..
^_^

Sabtu, 07 Mei 2011

Way Out

Ibadah Minggu
GBI Betlehem

Injil yg pertama Markus
Trus luas n matius mngikuti, mengembangkan.

Ada 3 ketakutan utama manusia
1. Kematian
2. Sakit penyakit
3. Kegagalan

Namun jika kita percaya, nothing's a problem..

Kematian, no probs.
Kegagalan, bukan suatu kehancuran.

Lalu,, sakit penyakit?

Yohanes 5:9
Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

How to get the hell out of problems?
1. Mau. Kesungguhan utk mw keluar dr persoalan. Kemauan keras.
2. Berhenti salahkan org lain. Berhenti cari kambing hitam. Bukan salah kita lahir dlm kemiskinan. Tp salah kita jika mati dlm kemiskinan.
3. Fokus hanya kepada Allah.
4. Bangunlah. Kerjakan sesuatu. Butuh keberanian dlm iman. Barulah pertolongan akan Allah nyatakan.

Minggu, 17 April 2011

Minggu, 17 april 2011. GBI BETLEHEM Paskah

Kekristenan tanpa salib dan paskah, kekristenan akan jd sama seperti yg lain.
Agama, scr umum, upaya mancari Allah.
Tp kekristenan berbeda,, kekristenan adlh upaya Allah utk mncari manusia.

Krn pntingnya paskah maka, 1/3 bagian dr keseluruhan injil, sebanyak itulah peristiwa paskah ditulis.

Paskah = merendahkan diri

Apa itu merendahkan diri?

1. Imamat 16:29-31

Imamat 16:31 "Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya."
merendahkan diri => berpuasa

2. Merendahkan diri => Bertobat
2 Tawarikh 7:14 dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.

3. Roma 9:20-21

Merendahkan diri = mau dibentuk.

Roma 9:20 Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?"

Roma 9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Sabtu, 09 April 2011

Mengampuni Mereka yg tak Mungkin Diampuni

Ibadah Minggu, 10 April 2011
GBI BETLEHEM

Anak sbg pustaka dlm keluarga.
Mrk adlh anak panah bagi pahlawan2 dlm keluarga.
- Pdt. Agustinus Darmawan., GBI BETLEHEM -

"Ada penelitian bhw org y awet muda, kandungan zat trtentu yg keluar saat kita marah relatif sedikit. Jd kalo pengen awet muda,, ya jangan banyak marah. ^_^"



Yang membuat orang kristen berbeda dr yg lain yaitu kemampuan untuk mngampuni.
Look at Jesus did on Luke 23:34

Tanggapan Yesus keika disalibkan :
1. Tidak mngucapan kata2 pembelaan diri.
2. Dia tidak mengutuki, baik herodes maupun Allah. Tidak bertanya "mengapa?". Tidak mnyalahkan mereka yg mnyalibkanNya.
Biasanya jk mnusia ad krisis, apalagi saat uda menikah, mereka akan saling mnyalahkan.

Bagaimana mngampuni?
1. Terimalah, terima kasih Bapa. Tanpa meneruma kasih Bapa, kita ga mgkn bs melepaskan pngampunan.
2. Lepaskanlah
3. Lupakanlah
4. Kasihilah

Kalo punya catatan harian..catet yang positif2 aja. Jgn yang negatif..
Kasih akan memulihkan.

"Mata hati yang melihat terang"

Gki Bromo, 3 April 2011
Efesus 5:1-21

Hakekat dan fungsi gereja.
Gereja yang berkumpul sekaligus menyebar sebagai garam dan terang.
Efesus 5 mengingatkan kita untuk mnjadi gereja yg tidak tertidur.
Bagaimana target umat Allah yg telah menjadi terang?
Buah2 terang:
1. Kebaikan
2. Keadilan
Bagaimana kita bisa tampakkan dalam pribadi kita?

Kata terang dlm bhs yunani ada 3 pemahaman.
1.Lamprotes. Sbg lampu..mampu memancarkan sinar.
2.apaugasma. Reflection. Memantulkan sinar. Kita dimampulan utk menjadi reflektor yang memantulkan terang.
3. Apapenia. Manifestation. Kita diharapkan mjd manifestasi keadilan dan kebenaran. Hendaklah terangmu bercahaya dihadapan setiap orang dan lakukanlah perbuatan2 yg baik agar setiap orang yang melihatnya memuliakan Allah.

Terang sudah hadir dihati kita. Terang sudah menguasai kehidupan kita.