Selasa, 06 Januari 2009

Kebiasaan yang Efektif

Dan 6:11  

Berbicara soal kebiasaan yang, setiap orang pasti memiliki baik itu kebiasaan baik maupun buruk. Namun sebagai insan yang diciptakan serupa dan segambar denga rupa Allah, kita diberikan akal budi untuk menentukan mana yang baik untuk dlakukan dan akan menjadi kebiasaan yang menentukan kualitas hidup kita.

Daniel memiliki kebiasaan berdoa 3 kali sehari. Dalam bagian kitab ini, dikisahkan bahwa pejabat2 lain yang iri padanya berusaha menjatuhkannya (Dan 6:6).

Pada ayat 11, kita ada beberapa hal yang harus kita garis bawahi, yaitu :

  1. Daniel mendengar bahwa surat perintah itu telah dibuat. ini berarti kesempatan Daniel untuk menasihati raja perihal surat tersebut telah tertutup.
  2. Daniel pergi ke kamarnya. Ini adalah tindakan Daniel untuk menjauhkan diri dari orang-orang yang tidak memuliakan Allah.
  3. Daniel membuka tingkap-tingkap tempat berdoa di atas atap kamarnya. Dalam versi King James: ' windows bieng open=dibuka, kata kerja aktif, bukan pasif', ' chamber=tempat berdoa org yahudi yang mengarah ke yerusalem'. Org Yahudi yg berada jauh dari Yerusalem memiliki tradisi untuk melihat ke arah Yerusalem dimana tahta Allah berada, sehingga penglihatan surgawi mengalihkan perhatiannya dari pikiran2 duniawi.
  4. Berlutut 3 kali sehari. Berlutut menunjukkan sikap hati seorang hamba. 3 kali sehari adalah kebiasaan berdoa orang Yahudi, yaitu pukul 9 pagi, 12 siang, dan 3 sore. Bandingkan dengan Dan 9:21; Kis 2:15; Kis 10:9; Kis 3:1; Kis 10:30.
  5. Berdoa dan memuji Allah.
  6. Seperti yang biasa dilakukannya. Kebiasaan Daniel untuk menyembah Allah tidak dapat dihalangi sekalipun oleh titah raja.

Kebiasaan yang baik dan positif (dengan kata lain kebiasaan efektif) yang Daniel perlihatkan adalah sebuah wujud ketaatan yang membawa kepada hidup yang berkemenangan baik secara spiritual maupun jasmani.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar