Kamis, 04 Agustus 2016

God's Gifts

Our Daily Journey hari keempat, 4 Agustus 2016, mengingatkanku kembali tentang betapa aku harus bersyukur atas apa yang sudah Tuhan beri.

Sudah dari dulu aku tahu jika pemberian Allah bagiku setiap hari tidak terhitung banyaknya. Mulai dari bangun pagi dan aku masih bernapas, itu adalah pemberian terbaik yang kurasakan. Ya jujur sih, seringkali aku lupa itu. Bangun pagi langsung kepikiran kerjaan, bersih-bersih rumah, siapin persiapan anakku sekolah, dan masih banyak lagi yang membuatku lupa bahwa ada yang harus ku syukuri tiap pagi.

Aku senang karena membaca ODJ kemarin, aku diingatkan lagi untuk bersyukur akan hal-hal yang tak kentara tersebut. Mungkin orang akan berpikir jika lumrah saja bila kita lupa bersyukur untuk napas yang masih mengalir tiap pagi, toh itu hal yang biasa. Tapi buatku sekarang, aku gak boleh berpikir seperti itu. Semua ini anugrah Ilahi, dan aku harus serius mensyukurinya.

Parahnya lagi, terkadang aku lupa bersyukur bahkan untuk hal-hal yang tergolong besar. Katakanlah soal pekerjaan atau rumah. Seringkali saat Tuhan menolongku mengatasinya, aku lupa bahwa Kristus turut bekerja. Yang aku ingat adalah betapa hebatnya aku bisa menyelesaikan tuntutan kerjaan..atau bisa dapet uang buat ngurusin rumah. Yah,, kalau dipikir-pikir, picik sekali aku mengakui kekuatanku padahal sebenarnya itu pekerjaan Kristus, pemberianNya bagiku.

Kuharap mulai detik ini aku tidak lagi lupa untuk bersyukur. Aku akan terus doakan diriku agar tetap mengucap syukur tanpa lupa lagi. Terima kasih Tuhan sudah ingatkan aku, lagi untuk kesekian kalinya, agar selalu mensyukuri semua pemberianmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar