Minggu, 12 Oktober 2014

Reformasi Hidup dalam Iman

Markus 9 :1-29

Markus 9:29
Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa."

Dalam kehidupan rohani,  jatuh cinta pada Tuhan itu mudah,  namun yang sulit adalah membangun cinta.

Kenapa Tuhan menganalogikan iman seperti biji sesawi?

Esensinya adalah biji itu adalah biji yang bisa ditanam dan menjadi naungan bagi lainnya. 
Yesus ingin iman kita menjadi pokok yang selalu bertumbuh menjadi semakin besar dan berbuah.

Iman yang tumbuh tidak hanya sekedar yang kita akui namun juga menjadi dinamis dan mewarnai hidup kita.

Jangan sampai terjebak iman intelektual membodohi kita. Iman intelektual adalah iman yang berasal dari gereja.

Iman yang spiritual adalah iman yang ada dalam kehidupan sehari-hari.

Berhati-hatilah jangan menjadi orang yan hanya beriman intelektual, tapitap juga memiliki iman yang spiritual.

Iman bukan tentang diri kita saja. Tapi lebih terang relasi kita dengan Tuhan dan sesama kita.

Fondasi kekristenan:

Intim dengan JC
Melayani
Arahkan hidup pada Tuhan
Nyatakan kemuliaan Tuhan melalui hidup kita.

1 komentar: